Photobucket

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Games. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Games. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 07 April 2012

Games Training dan Outbond

1. Batok Triguna
Tujuan dari permainan ini adalah melatih keseimbangan tubuh dan kesegaran otak. Alat yang diperlukan dalam permainan ini adalah batok kelapa. Sedangkan Prosedur permainan batok triguna adalah :
  1. Tiap peserta dibekali dengan tiga buah batok kelapa dengan bentuk ½ lingkaran bola.
  2. Diinstruksikan saat berjalan di arena, peserta wajib menginjakan kaki di atas batok yang disediakan.
  3. Saat berjalan, kaki peserta tidak boleh menyentuh tanah secara langsung, dan tangan saat mengambil batok tidak boleh bertumpu pada tanah secara langsung pula.
2. Boom 7
Tujuan : untuk melatih konsentrasi dan daya ingat para peserta. Prosedurnya yaitu:
Peserta diharuskan berhitung jika ketemu angka dan kelipatan 7 harus menyebutkan boom. Contoh : 1,2,3,4,5,6,boom,8,9,10,11,12,13,boom,15,16,boom, dan seterusnya… Jika peserta yang melanggar akan diberi sanksi yakni dikerjain. Untuk variasi kata boom bisa diganti dengan kata lain misalnya dengan menyebutkan nama sendiri ketika ketemu angka dan kelipan 7.

3. Komunikata
Tujuan : untuk melatih daya pendengaran, daya pengucapan, dan daya ingat. Prosedurnya yaitu:
Salah satu peserta dari kelompok memilih kalimat yang telah disedikan oleh panitia, lalu kalimat tersebut diaplikasikan ke kelompoknya. Caranya kalimat tersebut harus dibisikan berurutan ke teman kelompoknya dengan cara berbanjar / baris memanjang. Peserta yang paling ujung harus memberikan hasil kalimat yang telah dibisikan ke panitia.

4. Pipa Korupsi
Tujuan : untuk melatih tingkat kerjasama tim, kekompakan, kekreatifan dan daya nalar peserta. Prosedurnya yaitu:
Setiap kelompok diharuskan mengisi air ke dalam pipa yang sisi pipanya sudah diberikan lubang kecil. Kelompok yang dapat mengisi air lebih banyak ke dalam pipa dalam waktu 10 menit maka ia adalah pemenangnya.

5. Langkah Misteri
Tujuan : untuk melatih daya ingat, kerjasama tim, dan daya nalar. Alat yang digunakan : Karton / Koran yang di beri nomor 1-20 dan kertas. Prosedurnya yaitu:
Awalnya setiap peserta dalam kelompok harus menghadap membelakangi kotak angka 1-20, lalu peserta bergiliran jalan menebak beberapa kotak angka dari 1-20. Agar mereka dapat berjalan hingga ke angka 20, setiap peserta harus menebak kotak tersebut ada yang bisa dilalui dan tidak dapat dilalui. Jika peserta melewati kotak yang tidak dapat dilalui maka ia harus mengulang lagi dan mengantri ke urutan terakhir.

6. Jejak Maut
Syarat : kelompok yang sedang bermain harus ditutup matanya, kecuali orang yang menjadi leader.
Tujuan : untuk melatih rasa kepercayaan kepada teman kita, untuk melatih diri agar siap untuk dipimpin, untuk melatih seseorang dalam jiwa kepemimpinan, untuk melatih seberapa dekat mengenal suara teman kita dalam satu kelompok. Prosedurnya yaitu:
Dalam satu tim diharuskan menunjuk satu orang yang menjadi leader dan anggota sisanya harus siap untuk ditutup matanya satu persatu. Setiap anggota kelompok bergantian harus jalan melewati rintangan yang berupa gelas aqua, kardus, dan sandal dengan mata ditutup kain / slayer dan orang yang menjadi leader harus memberikan instruksi kepada anggota kelompok yang matanya tertutup hingga ia dapat mencapai garis finish. Tetapi saat leader dari satu kelompok memberikan instruksi, panitia dan musuh dari kelompoknya dibolehkan memberikan instruksi juga sehingga konsentrasi dari peserta yang ditutup matanya menjadi buyar. 

7. SpiderWeb
Tujuan : untuk melatih kekompakan, kebersamaan dan solidaritas. Prosedurnya yaitu:
Setiap anggota kelompok harus melewati jaring-jaring yang telah dibuat panitia dengan tidak menyentuh tali yang dibuat panitia dan setiap jaring-jaring yang sudah dimasuki oleh anggotanya tidak boleh lagi dimasuki oleh anggota kelompok yang lainnya.

8. Kotak Berganda
Tujuan : untuk melatih rasa solidaritas, kekompakan dan kebersamaan. Prosedurnya yaitu:
Seluruh anggota harus dapat masuk dalam kotak yang ukurannya mulai besar hingga kecil. Dan seluruh anggota dilarang keluar kotak / garis yang ditentukan oleh panitia. Peserta harus bertahan di kotak terakhir / kotak terkecil selama 30 detik.

9. Balap Ulat Bulu
Balap ulat bulu dapat dimainkan di lapangan. Peserta dipecah jadi 3atau 4 team, setiap team terdiri dari 7-10 orang. Prosedurnya yaitu :
1.      Peserta kita minta untuk membentuk formasi berbaris ke belakang dengan tangan dibahu, atau di pinggang atau berpelukan.
2.      Tugas mereka adalah berjalan dengan teamnya dengan rute yg kita buatkan sebelumnya, bisa berupa lintasan dengan tali atau tanda-tanda patokan.
3.      Tiap team harus bergerak secepatnya ke garis finish yg kita tentukan Bagi Team yang barisannya rusak harus mulai lagi dari garis start.
4.      Target : Team yang menjadi pemenang adalah yang pertama sampai di garis finish dengan utuh.
5.      Larangan : Tidak boleh merusak formasi teamnya, misalnya tangan terlepas,terjatuh atau tertinggal sebagian.
6.      Variasi: Lintasan dapat dibuat lurus atau berkelok-kelok.

Pergerakan bisa juga dibuat maju atau mundur, Bisa juga formasi lainnya, tergantung kondisi lapangan dan juga tingkat usia peserta.

10. Hulahoop

Games ini dapat dilaksanakan secara kelompok, dengan jumlah anggota kelompok 6-10 orang. Hulahoop yang digunakan bisa yang terbuat dari rotan atau dari tali/ webbing yg dibuat melingkar dengan diameter 1-1,5 meter. Prosedurnya yaitu:
1.      Hulahoop diletakkan di pundak salah satu anggotakelompok 
2.      Kemudian dengan didahului aba-aba, hulahoop tersebut harus berpindah dari satu anggota kelompok ke anggota yang lain sampai keanggota kelompok yang terakhir.
3.      Anggota kelompok boleh menggerakkan seluruh badan untuk membuat hulaoop tersebut bergerak,
4.      Posisi peserta dapat dibuat melingkar atau berjajar atau berbaris ke belakang.
5.      Larangan:  webbing / hulahoop tidak boleh dipegang atau digenggam oleh tangan anggota kelompok.
6.      Variasi : Sebagai variasi, perpindahan hulahoop dapat dibuat satu arah atau bisa juga bolak-balik. Jika menggunakan tali/webbing, dapat juga divariasikan dengan menggunakan 2 hulahoop yang harus berpindah berlawanan arah. Untuk lebih meriah, permainan ini dapat dimainkan dalam format kompetisi dengan membentuk 2 atau 3 kelompok jika jumlah pesertanya mencukupi, dan mereka yang paling cepat yang menang.

11. Tupai dan Pemburu

Prosedurnya yaitu :
1.      Awalnya kita minta peserta membentuk lingkaran, kemudian secara cepat kita minta mereka membentuk kelompok-kelompok yang terdiri dari 3 orang, sehingga pasti akan tersisa satu orang yang tidak mempunyai kelompok.
2.      Dari 3 orang tersebut kita minta satu orang menjadi tupai yang akan jongkok/merunduk, berada di antara 2 rekan lainnya yang membentuk pohon dengan cara berpegangan tangan saling berhadapan, seperti pada permainan “ular naga panjangnya”.
3.      Fasilitator akan mulai dengan memberikan cerita, di mana dalam ceritanya akan diselipkan kata PEMBURU, ANGIN, dan BADAI.
4.      Jika disebut kata PEMBURU, maka semua tupai harus pindah ke pohon yang lain, jadi berpindah ke kelompok lainnya, secepatnya. Pohon tetap diam di tempat.
5.      Jika disebut kata ANGIN, maka yang berpindah adalah pohon,tanpa boleh melepas pegangan tangannya, mencari tupai yang lain.
6.      Namun jika yang disebut adalah BADAI, maka semua harus berpindah dan berganti peran, boleh jadi tupai atau pohon dansebaliknya.
7.      Cerita akan dilanjutkan oleh satu orang yang tidak mendapat tempat/pasangan, dan diteruskan hingga beberapa kali
8.      Pada saat berpindah, orang yang bercerita harus ikut segeramencari kelompok dan peran sebagai tupai/pohon yang kosong.


12. Games Detoksifikasi

Games ini dimainkan dengan banyak peserta. Di tanah yang agak lapang, dibuat dua buah lingkaran yang cukup besar, diameternya kira-kira dua meter. Di pusat lingkaran satu ditempatkan sebuah botol air mineral 1 liter yang sudah diisi dengan air. Di pusat lingkaran dua ditempatkan sebuah ember. Disediakan juga sejumlah tali-tali. Nah, peserta diwajibkan untuk menuang air di botol air mineral itu ke dalam ember. Tapi peserta nggak boleh masuk ke dalam lingkaran-lingkaran itu. Jadi, peserta harus menggunakan tali-tali yang sudah disediakan untuk membantu memindahkan botol dan menuang isinya ke dalam ember. Air di dalam botol itu ceritanya adalah racun yang mematikan. Jadi, kalau sampai isi botol itu tumpah ke tanah maka games harus diulang lagi dari awal.

13. Tambang Bintang
Permainan ini paling menyita tempat, karena 1 tim saja bisa cukup luas. Apalagi dalam 1 kali pertandingan bertanding 3 tim. Tambang bintang, atau tambang bintang menantang, demikian permainan ini dinamakan adalah permainan memasukkan paku ke dalam botol. Paku tersebut diikatkan kepada lima orang peserta dengan menggunakan tali. Satu tim peserta harus bekerja sama dengan baik untuk mengarahkan ujung paku tersebut ke mulut botol.

14. Kawah Beracun
Tidak seseram namanya, yang dimaksudkan kawah beracun adalah berlomba menyeberangkan 5 orang peserta dengan menggunakan 3 buah papan yang kita injak dengan bolak-balik berkali-kali mengambil dan mengantarkan sampai dengan orang terakhir diseberangkan.

Game untuk Menghangatkan, Kerjasama dan Komunikasi


1. Badai Berhembus
Strategi ini merupakan icebreaker yang dibuat cepat yang membuat para peserta latihan bergerak tertawa. Strategi tersebut merupakan cara membangun team yang baik dan menjadikan para peserta lebih mengenal satu sama lain. Prosedurnya yaitu:
1.      Aturlah kursi –kursi ke dalam sebuah lingkaran. Mintalah peserta untuk duduk di kursi yang telah disediakan.
2.      Jelaskan kepada peserta aturan permainan, untuk putaran pertama pemandu akan bertindak sebagai angin.
3.      Pemandu sebagai angin akan mengatakan ‘ angin berhembus kepada yang memakai – misal : kacamata’ (apabila ada beberapa peserta memakai kacamata).
4.      Peserta yang memakai kacamata harus berpindah tempat duduk, pemadu sebagai angin ikut berebut kursi.
5.      Akan ada satu orang peserta yang tadi berebut kursi, tidak kebagian tempat duduk. Orang inilah yang menggantikan pemandu sebagai angin.
6.      Lakukan putaran kedua, dan seterusnya. Setiap putaran yang bertindak sebagai angin harus mengatakan ‘angin berhembus kepada yang …………. (sesuai dengan karakteristik peserta, misal : baju biru, sepatu hitam, dsb)
2. Lempar spidol
Permainan ini bertujuan untuk menghangatkan suasana dan menghilangkan kekakuan antar peserta dan pemandu dan antar peserta sendiri . Pelajaran yang bisa dipetik dari permainan ini adalah perlunya sikap hati–hati dan cepat tanggap. Prosedurnya yaitu:
1.      Mintalah semua peserta berdiri bebas di depan tempat duduk masing-masing.
2.      Minta peserta bertepuk tangan ketika Anda melemparkan spidol ke udara, dan pada saat spidol Anda tangkap lagi dengan tangan, semua peserta serta merta diminta berhenti bertepuk tangan. Ulangi sampai beberapa kali.
3.      Ulangi proses ke-2 dengan tambahan selain bertepuk tangan juga bersenandung. ( bergumam ) : “Mmmmm….!”.
4.      Ulangi proses ke–3 ini beberapa kali, dan setiap kali semakin cepat gerakannya, kemudian akhiri dengan satu anti klimaks: spidol Anda tidak dilambungkan, tapi hanya melambungkan tangan seperti akan melambungkannya ke atas (gerak tipu yang cepat !). amati : apakah peserta masih bertepuk tangan dan bergumam atau tidak ?
5.      Mintalah tanggapan dan kesan, lalu diskusikan dan analisa bersama kemudian simpulkan.
3. Sepatu Lapangan
Permainan ini bermanfaat untuk mendorong proses kerjasama Tim, bahwa dalam sebuah Tim setiap orang akan belajar mendengar pendapat orang lain dan merekam masing-masing pendapat secara cermat dalam pikirannya, sebelum memutuskan pendapat apa yang terbaik menurut kelompok. Prosedurnya yaitu:
1.      Bagilah peserta ke dalam kelompok – kelompok kecil ( 5 – 6 orang ), 1 orang akan menjadi pembicara kelompo
2.      Mintalah setiap kelompok untuk mendiskusikan tentang sepatu lapangan apa yang cocok untuk bekerja di ‘lapangan’ dan peralatan apa lagi yang dibutuhkan (waktunya sekitar 5 menit)
3.      Mintalah pembicara kelompok untuk mengingat pendapat yang berbeda dan pendapat yang sama dari setiap orang di kelompoknya masing-masing.
4.      Mintalah pembicara kelompok untuk menyampaikan hasil diskusi ini seklaigus memperkenalkan nama anggota kelompoknya dan apa pendapat orang – orang tersebut mengenai topik diskusi di atas.
5.      Setelah semua kelompok selesai, kemudian diskusikan : Apakah pembicara telah menyampaikan pendapat semua anggota kelompoknya secara tepat ? Apa yang dikurangi? Apa yang ditambah ? Apa yang tidak tepat.
4. Kompak
Permainan ini bermanfaat untuk menghangatkan suasana dan membentuk suasana kerja dalam Tim. Prosedurnya yaitu:
1.      Jelaskan kepada peserta aturan permainan ini
2.      Bagilah peserta ke dalam 5 – 6 kelompok, yang penting satu kelompok terdiri dari 6 orang.
3.      Mintalah masing – masing kelompok untuk membuat lingkaran dan satu orang anggota dari masing-masing kelompok untuk berdiri di tengah – tengah kelompoknya.
4.      Katakana bahwa permainan ini untuk mnguji kita , apakah di antara teman-teman dalam kelompok itu saling percaya kepada TIM KERJA KITA. Yang berdiri di tengah harus menutup matanya, dengan ditutup kain, kemudian menjatuhkan diri secara bebas kea rah mana saja.
5.      Sementara itu teman-teman dalam kelompoknya melingkar dan harus bertanggungjawab atas keselamatan teman yang di tengah tadi, karena permainan ini bisa – bisa akan memakan korban, maka jika yang di tenagh menjatuhkan diri kepadanya dia harus siap dan bertanggungjawab untuk menahan dan melemparkannya kepada teman yang lain. Begitu seterusnya, dan minta siapa yang di tengah bisa bicara dengan cara bergiliran 
5. Bercermin
Prosedurnya yaitu:
1.      Minta setiap peserta untuk berpasangan, 1 orang menjadi bayangan di cermin dan 1 orang menjadi seseorang yang sedang berdandan di depan cermin.
2.      Bayangan harus mengikuti gerak – gerik orang yang berdandan.
3.      Keduanya harus bekerja sama agar bisa bergerak secara kompak dengan kecepatan yang sama.
4.      Minta peserta untuk mendiskusikan apa pesan dalam permainan ini.